Inilah 4 Alasan Pemerintah Indonesia Naikkan Harga BBM Menurut Bank Dunia

http://lokernesia.blogspot.com/2012/03/inilah-4-alasan-pemerintah-indonesia.html

Bersumber dari DetikFinance, di Jakarta. Bank Dunia menilai ada 4 alasan pemerintah Indonesia bisa menaikkan harga BBM bersubsidi seperti yang tengah direncanakan saat ini.

Sustainable Development Sector Manager World Bank di Indonesia Franz R. Drees-Gross menyebutkan saat ini belanja negara di Indonesia dihabiskan untuk subsidi. Padahal anggaran tersebut bisa digunakan untuk rakyat miskin.

"Indonesia memiliki 75 juta orang dari 240 juta yang belum terkoneksi jaringan listrik. Indonesia punya banyak orang yang tidak terkoneksi listrik dibandingkan China, Myanmar, Vietnam, Thailand, Filipina semua negara di Asia Tenggara," ujarnya dalam jumpa pers di kantornya, Hotel Borobudur, Jakarta, Senin (12/3/2012).

Untuk itu, lanjut Franz, pemerintah perlu menyisihkan belanja yang cukup besar guna menyelesaikan masalah tersebut. Dengan demikian, belanja lain seperti belanja subsidi perlu dikurangi.

"Baik untuk mengurangi subsidi bahan bakar dan investasi supaya banyak orang yang mendapatkan fasilitas itu," jelasnya.

Kedua, Franz menyatakan selama ini BBM bersubsidi masih dinikmati oleh masyarakat yang kaya. Pasalnya, ketika harga BBM subsidi masih rendah, dan disparitas harga BBM non subsidi terlalu jauh maka makin banyak orang yang mengggunakan BBM bersubsidi.

"Ketika harga rendah maka orang-orang akan menggunakan bensin, orang yang memiliki mobil justru mendapatkan subsidi dibandingkan orang menggunakan motor, bajaj, dan ojek," jelasnya.

Ketiga, lanjut Franz, harga minyak mentah internasional meninggi dan itu akan menekan keseimbangan fiskal. Keempat, dalam jangka panjang, harga minyak mentah dunia akan terus meninggi.

"Jadi pada beberapa negara harus menyesuaikan harga bahan bakar di global. Kami percaya, penyesuaian harga sangat disarankan untuk semua negara. untuk itu solusinya membentuk jaring pengaman sosial seperti cash transfer dan lainnya, untuk menolong orang yang miskin," pungkasnya.

Seperti diketahui, pemerintah telah mengajukan kenaikan harga BBM subsidi Rp 1.500 per liter pada April 2012 menjadi Rp 6.000 per liter.


Get widget